Bahasa merupakan komponen utama dalam menyambung kesosialan antar manusia, dengan bahasa seseorang dapat menyalurkan pemahaman ataupun maksud dalam berkomunikasi. Sehingga dengan bahasa seseorang dapat menerapkan dirinya sebagai makhluk sosial. Dengan ini bahasa dapat menumbuhkan sosial yang baik dengan sesama, atau bisa disebut keakraban. Di dunia, ada lebih dari 3000 bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi. Salah satu bahasa yang paling dominan adalah bahasa arab, dimana bahasa ini memiliki lebih banyak penutur daripada bahasa-bahasa lainnya dalam rumpun bahasa Semit. Bahkan dituturkan oleh lebih dari 280 juta orang sebagai bahasa pertama. Maka dari itu, bahasa arab dinilai sebagai pengguna mayoritas, dan juga bahasa arab dianggap salah satu bahasa yang masyhur, terutama oleh kalangan yang beragama islam. Seorang muslim mungkin hanya menganggap keistemewaan bahasa arab hanya dikarenakan menjadi bahasa kitab suci mereka yakni, Al-Qura’n. Selain itu, keistimewaan tersebut tern...
Pada part kali 5 ini akan di jelaskan bagaimana Bi Hablillah dapat menjawab tantangan dalam realitas kehidupan kontemporer dan aktualisasinya di masa sekarang. Dalam konteks masa sekarang, aktualisasi ajaran Al-Qur’an berhadapan dengan berbagai problem nyata, seperti krisis persatuan, degradasi moral, polarisasi sosial, penyalahgunaan media digital, serta kecenderungan memahami agama secara parsial dan emosional. Perbedaan pandangan yang seharusnya menjadi ruang dialog justru kerap melahirkan konflik dan saling menegasikan, sementara nilai takwa dan persaudaraan sering tereduksi oleh kepentingan kelompok dan pragmatisme. Oleh karena itu, pembahasan pada bagian ini berupaya menjawab problem-problem tersebut dengan menegaskan kembali pentingnya berpegang teguh pada nilai Al-Qur’an sebagai landasan etis dan spiritual dalam membangun kehidupan yang harmonis, adil, dan berkeadaban di tengah tantangan zaman. Dalam QS. Ali-Imran (3) : 103 terdapat point besar berupa Bi Hablillah , yang ...